Sayap kecil itu kembali patah
Aku tak tau apa yang kulakukan
Luka itu tiba-tiba hadir
Tanpa kusadar butiran permata menganak pipi
Sendu,risau kuacuhkan
Tapi berujung dusta
Tak ada seorangpun yang tau ini itu apa
Perasaan apa yang kini kurasakan
Batu itu telah hilang,batu sandaran
Tak ada lagi sandaran tuk ku lepas keluhku
Kacau,kacau sekali
Aku tak ingin seperti itu
Tapi keadaan yang membuatku seperti itu
Aku tak ingin mereka bicara
Tapi kuping mereka mendengar
Satu percayaku hilang oleh kata
Mungkin untuk menyatukan sayapku
Tapi terlanjur patah
Terlanjur hilang
Hilang rasa sakit itu
Retina menangkap tawamu,disaat raut menerpa keningku
Tak bisakah sejenak kau tangkap rasa yang kuterima
Rasa yang tak pernah kuhilangkan dalam diriku
Percayalah pura-puralah bodoh jangan anggap aku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar